Rabu, 22 Juli 2020

Digolongkan Sebagai Gangguan Jiwa Apabila Kecanduan Bermain Game dan Berjudi ?


Bermain Game maupun Berjudi bisa berada dalam tahap berbahaya hingga kecanduan. Kondisi kecanduan yang terjadi ini sudah tergolong dalam gangguan perilaku yang merupakan bentuk dari gangguan jiwa.

Hal ini sudah dimuat dalam International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD) 11 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pada tahun 2018 WHO telah mengeluarkan ICD 11 yang akan diresmikan penggunaannya pada tahun 2022 awal nanti. Pada ICD 11 sebagai pengganti ICD 10, WHO menempatkan 2 klasifikasi gangguan jiwa yang terkait dengan adiksi atau kecanduan perilaku yaitu gambling disorder (gangguan berjudi) dan gaming disorder (gangguan game).

WHO telah menentukan beberapa kriteria untuk seseorang bisa dinyatakan kecanduan judi dan kecanduan game. Kriteria diagnosis ini sudah ditentukan secara detail sehingga menghindari diagnosis berlebihan.

Kriteria Kecanduan Game atau Judi

Beberapa kriteria yang menunjukkan bahwa seseorang kecanduan game atau judi yang pertama adalah tidak dapat mengendalikan keinginannya untuk bermain game atau judi.

Jadi ada lost of control. Ini terkait dengan frekuensinya misalnya durasinya terus meningkat, yang asalnya main gim hanya 30 menit sehari sampai kemudian 18 jam per hari, ini benar-benar ada kasusnya.

Kriteria kedua adalah lebih memprioritaskan bermain game atau judi daripada kegiatan lain. Jadi ketika bangun tidur, hal pertama yang dicari adalah gawainya untuk bermain game.

Hal ini persis seperti pecandu ketika bangun tidur maka yang dicari adalah narkobanya.

Kriteria ketiga kecanduan adalah tetap bermain game atau berjudi walah tahu bahwa ada konsekuensi. Hal ini bisa tetap dilakukan seseorang walau tahu bahwa bermain game bisa menyebabkan seseorang mengantuk atau mengalami konsekuensi mengantuk di kemudian hari.

0 komentar:

Posting Komentar